DP2KB Optimalisasi Pengisian Data Aksi Bangda untuk Mendukung Penurunan Stunting Kukar
(Sekretaris DP2KB Kukar, Mastukhah/pic:ist)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR
: Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS)
Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) belum lama ini menggelar Rapat Koordinasi
(Rakor) yang membahas pentingnya pengisian data pada website Aksi Bangda (Bina
Pembangunan Daerah) Kemendagri (Kementerian dalam negeri) Republik Indonesia.
Dikatakan Sekretaris Dinas Pengendalian
Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kukar, Mastukhah, dalam rakor yang
mereka gelar tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa pengisian data di aplikasi
Aksi Bangda sangat penting untuk mendokumentasikan progres dan capaian
pemerintah dalam upaya penurunan stunting.
"Semua kegiatan yang kita lakukan harus
tercatat dengan baik di Aksi Bangda. Jika tidak, upaya kita tidak akan
terpantau oleh pusat, yang berpotensi menghambat pengawasan dan evaluasi capaian
penurunan stunting," ujar Mastukhah saat diwawancarai awak media Senin
(18/11/2024) usai acara Rakor di ruang serbaguna Bappeda Kukar.
Mastukhah juga menekankan perlunya setiap OPD
yang terlibat dalam TPPS untuk segera menyelesaikan proses perencanaan,
tagging, pengalokasian anggaran, serta pencatatan capaian dan target terkait
upaya penurunan stunting.
Ia juga mengatkan bahwa semua kegiatan ini
harus bisa terpantau hingga tingkat desa agar dampak penurunan stunting dapat
tercatat dengan jelas.
"Aplikasi ini sangat vital agar pusat
dapat memantau progres dan capaian Kukar terkait penurunan stunting. Ini juga
akan memberikan gambaran yang jelas mengenai seberapa besar kontribusi kita
dalam mencapai target penurunan stunting," tambah Mastukhah.
Selain itu, pada rakor tersebut juga membahas
pelaporan aksi 2.3 dan 2.4 kepada Kemendagri, dengan penyesuaian anggaran
melalui APBDP Perubahan.
Mastukhah berharap agar setiap OPD segera
menyesuaikan anggarannya untuk kegiatan penurunan stunting, sehingga pencapaian
yang diharapkan bisa tercapai secara optimal.
"Pengalokasian anggaran untuk penurunan
stunting harus jelas, mulai dari perencanaan hingga outcome yang diharapkan.
Kita harus memastikan bahwa setiap kegiatan dapat terukur dan berkontribusi
dalam menurunkan angka stunting," jelasnya.
Disisi lain dirinya juga mengharapkan agar
para OPD terkait untuk bisa bersama-sama mengoptimalkan pengisian data Aksi
Bangda Kemendagri dan memastikan upaya penurunan stunting berjalan sesuai
rencana dengan pengawasan yang transparan. (adv/tan)